Sabtu, 20 April 2013

BASMALLAH


Basmalah adalah kata untuk  mengucapkan Bismillah.

Mengucapkan ayat Bismillahi Al-Rahman Al-Rahim, tidaklah sekedar mengucapkan kalimat “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”
Mengucapkan Basmalah berarti kita menyatakan  saya berbuat dengan nama Tuhan yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, atau saya bertindak atau bekerja dengan nama Tuhan Yang Rahman dan Rahim. Oleh karena itu, dalam sebuah Hadis dikatakan “Setiap perbuatan utama yang tidak dimulai dengan basmalah bernilai cacat” . dimana letak cacatnya jika kita bekerja tanpa dimulai dengan ucapan Bismillah?

Cacatnya karena kita melupakan Tuhan, Allah. Kita lupa bahwa semua kekuatan untuk bekerja atau beraktifitas itu merupakan karunia Tuhan. Boleh boleh saja orang menyakini bahwa tindakan atau perbuatan itu hasil dari kekuatan dirinya. Tetapi, keyakinan semacam ini semu, ia lupa bahwa manusia itu tidak sepenuhnya bisa mengusai dirinya. Kekuatannya terbatas!!! Bila Sakit manusia takbisa berbuat apa apa, oleh karena itu manusia harus selalu melihat siapa sesungguhnya dirinya. Jika bisa melihat dirinya, manusia akan mengetahui bahwa kekuatan yang ada pada dirinya itu Anugerah Tuhan, Manusia memang diberi kehendak oleh Tuhan, akan tetapi tanpa anugerah kekuatan, kehendak tinggal kehendak, keinginan tinggal keinginan, tidak akan terwujud tanpa seijin Allah. 

Jadi sangat wajar jika manusia diingatkan sebelum memlakukan sesuatu perkerjaan atau perbuatan yang baik selalu didahului dengan ucapan Basmalah (ASMA ALLAH) atau dengan kata lain Nama ALLAH harus selalu disertakan dalam menunaikan tugas atau melaksanakan pekerjaan. Dengan mawas diri manusia akan menjadi manusia yang rendah hati. Tidak sombong dan tidak menjadi manusia yang arogan. Oleh karena itu semua agama didunia ini mengajarkan untuk selalu berdo’a sebelum mulai bekerja atau beraktifitas, manusia harus berdo’a.

Pada hakikatnya tidak ada manusia yang ingin kehidupannya sengsara, selalu ingin hidupnya beruntung, tidak tertimpa malapetaka dan lain lain.
Harapan yang tidak terucapkan yang ada didalam Bathin adalah Do’a disadari atau tidak, tapi bilamana mereka lupa (tidak ingat Tuhan) ketika ingin melakukan pekerjaan maka pekerjaan mereka dinilai cacat atau tidak mendapatkan nilai ibadah misalnya mereka kerjakan dengan emosi dan merasa tidak nyaman dengan rekan kerja dan berbagai perasaan tidak nyaman lainnya, maka kecacatan itulah yang mereka dapatkan. Semoga kita semua mendapat Limpahan Rahmad dan selalu dibimbing kejalan yang Allah Ridhai.....Amin YaRabbal Alamin.........  mohon maaf bila ada kekurangan  Kritik dan Saran sangat kami harapkan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar